Dalam perjalanan mengantarkan Fay ke sekolah, saya baru menyadari bahwa kantong tas sekolahnya yang memang telah robek beberapa waktu, makin lebar robekannya sehingga terlihat nyata.
Tas sekolah itu “warisan” dari almarhum kakaknya, namun menjadi tas kesayangan karena warnanya keren dan bergambar tokoh hero idola.
“Wah, rupanya tas Fikhar sudah robek ya?! Nanti kalau pas libur, kita cari tas baru yuk? FikhAr mau yang gambarnya apa?!”
“Nggak, nggak usah Bunda. Ini yang robek kan cuma satu kantong, yang satu masih bagus. Kalau nanti sudah robek dua-duanya, baru kita ganti tas!”
Subhanallah…

No comments:
Post a Comment