"Kenapa sih, Ayah bicaranya "Selamat B-E-L-A-J-A-R, Fay!". Kemarin juga begitu!" Sungutnya
"Loh, kenapa?" Tanyaku
"Kalau Bunda nggak gitu!"
"Memang kalau Bunda bicaranya bagaimana"
"Selamat B-E-R-M-A-I-N! Gituuuu....!"
"Ooooo, begitu ya?! Fikhar sendiri senang yang mana? Yang seperti bicaranya Ayah atau Bunda?"
"Ya Bunda laah.... Kan aku memang banyak main di sekolah!"
"Sebenarnya, maksud Ayah adalah sambil bermain, Fikhar belajar, tahu banyak hal baru. Juga...."
Belum selesai saya bicara, Fikhar menukas
"Maaf, tidak boleh Bunda! Kan Bunda sering bicara 'FOKUS'?! Kalau sedang mengerjakan satu tidak boleh mengerjakan satunya lagi.... Bergantian saja! Kalau main ya main, kalau belajar ya belajar!"
Upsss .....!!!
