Mulai kemarin, mobil kami masuk bengkel. Jadi kami berdua, saya dan Fikhar, menumpang mobil ayahnya. Di jalan, Ayahnya menggoda Fikhar soal pengaturan rute:
"Ini nanti antar Ayah dulu, terus antar Bunda, baru antar Fay sekolah ya?!"
"Tidak, aku dulu, terus antar Bunda, baru ke kantor Ayah!" sergah Fikhar
"Loh, ini kan mobil Ayah. Fikhar dan Bunda hanya menumpang, jadi antar Ayah dulu!"
"Tapi aku tidak setuju! Aku nanti sangat terlambat masuk sekolah!"
Fay terlihat sangat tidak nyaman.
Mulutnya terkatup rapat dan dahinya berkerut menandakan dia sedang berpikir keras.
Setelah berdiam diri beberapa lama, suaranya memecah keheningan
"Begini saja... Pulang kantor nanti, Bunda langsung beli mobil lagi ya?!"

No comments:
Post a Comment