Kulitnya putih bersih, pipinya kemerah-merahan. Hidungnya mancung, dan matanya membola berbinar. Bibirnya yang mungil berwana pink segar. Dan yang paling menonjol, rambut ikalnya berwarna coklat kepirangan.
Sungguh, tidak ada kata yang lebih tepat untuk menggambarkan Melati, selain ... Cantik!
Aku mengenalnya sejak dia masih batita, mungkin belum genap 3 tahun, karena dia teman sekelas Abang sejak di kelompok Baby House.
Selain cantik, Melati juga sempurna menggambarkan ciri-ciri anak yg tumbuh normal dan cerdas : ceria, kritis, banyak bertanya, kreatif dan juga ... Jahil!
Bahkan, sempat saya juluki Melati 'partner in crime'nya Abang karena dua-duanya "advanced" kejahilannya.
Sekolah Abang & Melati, secara periodik menyelenggarakan pentas Refleksi Hasil Pendidikan. Kali ini, para murid diminta untuk mempresentasilkan profesi yang mereka cita-citakan, lengkap dengan kostumnya. Abang memilih profesi astronot. Alhasil saya pusing mencari persewaan baju astronot.
Ternyata susah! Yang ada hanya baju astronot untuk orang dewasa!
Karena hingga satu minggu menjelang pentas, belum juga menemukan kostum yang sesuai, saya putuskan membuatnya di tukang jahit, lengkap dengan bordiran ala NASA. Akhirnya kepusingan saya terbayar. Abang tampil dengan baju astronot made in Mang Didin yang keren, lengkap dengan bordiran logo Nasa, wing, name tag Haydar sebagai Commander plus.... helm full face warna putih.
Ternyata susah! Yang ada hanya baju astronot untuk orang dewasa!
Karena hingga satu minggu menjelang pentas, belum juga menemukan kostum yang sesuai, saya putuskan membuatnya di tukang jahit, lengkap dengan bordiran ala NASA. Akhirnya kepusingan saya terbayar. Abang tampil dengan baju astronot made in Mang Didin yang keren, lengkap dengan bordiran logo Nasa, wing, name tag Haydar sebagai Commander plus.... helm full face warna putih.
Dengan segala kepusingan itu, saya tidak bisa membayangkan lagi, bagaimana pusingnya mama Melati mencari kostum pentas untuk putrinya yang cantik itu. Karena Melati memilih profesi sebagai... Asisten Rumah Tangga!
Kami, para orang tua murid, tertawa bahkan ada beberapa hingga terbahak ketika Ibu Guru memberikan penjelasan kepada hadirin profesi apa yang sedang dipresentasikan oleh Melati.
Tapi, kemudian saya terhentak : Kenapa Melati memilih profesi ART sebagai profesi idamannya? Apakah karena dia menyadari betapa pentingnya profesi ini di kehidupan rumah tangga? Apakah karena dia merasa profesi ini profesi yang paling mulia? Atau....?
Tapi, kemudian saya terhentak : Kenapa Melati memilih profesi ART sebagai profesi idamannya? Apakah karena dia menyadari betapa pentingnya profesi ini di kehidupan rumah tangga? Apakah karena dia merasa profesi ini profesi yang paling mulia? Atau....?
Sebaiknya saya memang harus menanyakan kepada langsung.
No comments:
Post a Comment